3 Hal yang Harus Dimiliki Mahasiswa Part 2

Dalam mengenyam pendidikan dijenjang perguruan tinggi ada sebuah trilogi yang harus benar-benar menjadi fokus mahasiswa dalam mempersiapkan karirnya. Trilogi tersebut adalah Knowledge, Skill dan Attitude. Berikut adalah penjambaran dari ketiga hal tersebut:

  1. Knowledge

Hal pertama yang harus dimiliki mahasiswa adalah knowledge atau pengetahuan. Pengetahuan yang harus kita miliki terdiri dari pengetahuan utama dan pengetahuan pendukung. Dengan dinamisnya perkembangan dunia, dewasa ini tidak ada pengetahuan yang mampu berdiri sendiri. Semua pengetahuan akan memiliki hubungan dengan pengetahuan lainnya, baik itu saling mendukung atau berbenturan. Ilmu kedokteran misalnya dengan perkembangan teknologi memungkinkan untuk melakukan hal-hal yang luar biasa namun ternyata berbenturan dengan ilmu sosial, hukum atau agama. Kedua bagian pengetahuan ini mau tidak mau harus dipelajari untuk menjamin bahwa ‘our knowledge is rich‘.

Mahasiswa harus memperkuat pengetahuan dibidang yang sedang ditempuhnya. mereka harus mempelajari hingga mendetail pengetahuan tersebut. Detail bukan berarti harus semuanya ditelan tapi minimal bagian yang akan mempengaruhi cita-cita kita. Selain itu, pelajari dan gali pengetahuan pendukungnya, jika kamu seorang engineer belajarlah tentang ekonomi dan pasar agar kita tahu bagaimana produk yang kita buat bisa diterima dipasar. Yang menggeluti pertanian maka pelajarilah pengetahuan tentang teknologi agar dalam praktiknya bisa menciptakan inovasi-inovasi baru untuk mengelola pertanian. Ada tantangan tersendiri dalam hal knowledge ini karena perkembangan pengetahuan tidak sama seperti saat kita belajar matematika bahwa 1+1=2, Seiring berjalannya waktu akan ada lebih banyak pembuktian yang bisa saja merubah teori sebelumnya. ATAU mungkin kita yang akan menjadi penemu teori-teori baru? who knows.

  1. Skills


Anton Chekov, seorang dramawan Rusia dan juga penulis cerita pendek yang dianggap menjadi salah satu penulis terbesar fiksi pendek dalam sejarah mengatakan bahwa “Knowledge is no value unless you put it into practice”. Hal ini akan langsung menurunkan nilai dari poin yang kita bahas dibagian pertama bukan? Iya benar, sepandai apapun kita tahu tentang motor, bagian-bagiannya, kelengkapan serta detail lainnya, jika kita tidak belajar untuk mengendarainya maka kita tidak bisa ke warung beli shampo pake motor. Poin no 1 tadi bisa jadi power hanya jika kita bisa mengaplikasikannya. Skill akan berandil banyak untuk kita dalam apapun itu pekerjaannya nanti. Skill akan menentukan apakah kita bisa bertahan dibidang pekerjaan kita atau tidak. Knowledge kita banyak dan bagus tentang teknik memperbaiki komputer tapi ternyata waktu kerja kita hanya terima bongkar tak terima pasang.

Kuasai berbagai macam skills yang sekiranya akan membantu kita dalam beradaptasi terhadap pekerjaan baik itu internal serta untuk menghadapi client nantinya. Kuasai skills yang sifatnya general dan unik. Kemampuan berpikir cepat, komunikasi, public speaking (Baca Juga : Public Speaking, Bakat atau Determinasi?), mengelola deadline serta kemampuan lain yang bermanfaat nantinya. Skills biasanya didapatkan justru bukan dari rutinitas kuliah, kita justru akan dapat meningkatkan skill kita melalui kegiatan-kegiatan seperti organisasi, bakti sosial, kerja kelompok dan kerja praktek. Kegiatan diluar kuliah yang bermanfaat dan tidak mem-blur kan fokus kita pada kuliah akan sangat membantu dalam mengasah kemampun non akademik kita.

  1. Attitude

Yang terakhir dari trilogi ini adalah Attitude. Tak kalah dari kedua unsur trilogi diatas ‘Attitude’ akan mempertegas posisi kalian dalam rantai karir dimasa depan. Cara kalian memperlakukan diri sendiri seperti berpakaian, make up bagi yang perempuan misalnya. Seperti apa pakaian yang pantas, acara apa yang akan dihadiri/dituju. Kemudian cara kita memperlakukan orang lain seperti bagaimana kita berbicara didepan umum, membicarakan pekerjaan dengan rekan atau client, membicarakan hal pribadi dengan client. Pada beberapa kesempatan, ada beberapa client yang mungkin bisa kita gaet oleh kehangatan sikap dan kerendahan diri kita untuk tidak hanya membahas pekerjaan namun jadi pendengar yang baik untuk mereka. Yang terakhir juga bagaimana cara kita memperlakukan perusahaan kita, bagiamana sikap kita agar selalu menjunjung tinggi nama baik perusahaan kita. Menjadi cerminan yang baik sehingga memperkuat image perusahaan kita. Perhatikan rasa hormat kalian terhadap atasan jika kalian sebagai karyawan dan jadilah seseorang yang mengayomi jika kalian sebagai atasan. Attitude bisa jadi hal sepele yang akan menjadi pembeda kita dalam hal karir.

Jangan sampai terlena dengan kata-kata menjadi ‘apa adanya’, pola hidup kita yang bergantung dengan kelompok sosial membuat kita dilarang untuk memiliki sifat egoistik. Kita harus selalu belajar bersosial seunik apapun kita agar bermanfaat bagi orang lain. Attitude ini lah yang harus kita bentuk sejak dini sehingga saat kita terjun didunia kerja misalnya bisa mendapatkan tempat yang baik. Mungkin pengetahuan kita tidak banyak, skills kita standar namun jika punya attitude yang baik kita pasti akan punya tempat yang baik juga. Entah itu petugas cleaning hingga direktur sekalipun jika tidak memiliki Attitude yang baik maka akan menemui berbagai macam persoalan dalam perjalanan karirnya.

Sebagai orang yang ingin punya karir gemilang baik itu bekerja ataupun berwirausaha, Ketiga unsur trilogi ‘Knowledge’, ‘Skills’ dan ‘Attitude’ tersebut haruslah dimulai saat ini juga. Tetap belajar untuk menggali informasi dan pengetahuan serta kemudian mengaplikasikan pengetahuan tersebut untuk memperkaya ‘Skills’ kita dan juga menjadi pribadi yang selalu belajar membentuk attitude yang baik untuk menyempurnakan kualitas dari diri kita. -Cinky Priyanto

“Stay hungry, stay foolish”-Steve Jobs.